Apartemen, untuk Gaya Hidup Serba Praktis

"Jenis dan bentuk hunian kini semakin beragam. Tak hanya rumah tapak tapi juga tersedia apartemen dan kondominium. Lahan yang minim serta mobilitas tinggi di kota-kota besar membuat hunian vertikal semakin dilirik sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan individu akan tempat tinggal".

Apartemen Mahogany Tower & Acacia Tower di kawasan The Oasis Cikarang
Munculnya bangunan-bangunan jangkung sebagai salah satu pilihan hunian seolah telah menjawab kebutuhan kaum urban yang sibuk bekerja dan menuntut kesigapan serta kepraktisan. Kaum urban ini rata-rata merupakan golongan dewasa muda yang berusia produktif serta menjadi pasar potensial untuk apartemen. Mereka tak hanya membutuhkan tempat tinggal yang nyaman namun juga dekat dengan tempat kerja serta fasilitas lainnya seperti laundry, commercial area yang terintegrasi, sarana olahraga, kolam renang, dan lain-lain.Inilah yang menjadi nilai lebih apartemen karena penghuni apartemen biasanya memiliki akses untuk menggunakan fasilitas-fasilitas tersebut dengan mudah. Lain dengan rumah tapak yang biasanya harus menempuh jarak lebih jauh untuk menjangkau fasilitas yang sama, terlebih jika berada di dalam kompleks perumahan atau di lokasi yang jauh dari kota atau pusat bisnis.Apartemen itu sendiri dapat diklasifikasikan berdasarkan ketinggian bangunan, yaitu; low rise apartment (kurang dari 6 lantai), high rise apartment (lebih dari 6 lantai), dan garden apartment (kurang dari 6 lantai biasanya 2-3 lantai dan memiliki porsi lahan taman yang luas).Mengenai perkembangan apartemen di Indonesia, merunut sejarahnya, apartemen yang pertama kali dibangun di Indonesia adalah apartemen Ratu Plaza. Apartemen yang berdiri pada tahun 1974 itu memiliki unit 54 unit dan sudah mengadaptasi konsep “mixed-use building” antara hunian dan pusat perbelanjaan.Seiring dengan pesona apartemen yang begitu memikat, tak mengherankan apabila lambat laun pembangunan apartemen baik di Daerah Khusus Ibukota Jakarta hingga daerah penyangganya seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi berkembang sangat pesat dan tak terbendung. Alhasil tingginya permintaan apartemen di kawasan ini membuat banyak pengembang berlomba-lomba meluncurkan berbagai proyek andalannya.Mencuplik R. M. A. van der Schaar, Managing Director Indonesia Investments, dalam analisisnya di laman Indonesiainvestments.com mengenai geliat bisnis hunian di Indonesia, mengungkapkan, belanja konsumen kelas menengah yang kuat membuat segmen bisnis hunian (rumah, apartemen, dan kondominium) menjadi kontributor terbesar untuk pertumbuhan properti Indonesia, mencakup sekitar 60 persen dari total sektor properti.Van der Schaar juga menyoroti soal komposisi demografi Indonesia yang mendukung pertumbuhan sektor properti. Dengan populasi 250 juta orang pada tahun 2015, Indonesia memiliki populasi yang besar dan semakin makmur. Direfleksikan oleh segmen kelas menengah Indonesia yang berkembang cepat. Populasi orang dewasa muda di Indonesia juga berkembang pesat, yaitu ada sekitar 50 persen penduduk berumur di bawah 30 tahun. Hal ini mengimplikasikan bahwa banyak orang Indonesia yang diprediksi akan membeli properti pertama mereka dalam jangka waktu dekat.Jika sebelumnya para pengembang banyak menyasar pusat bisnis dan perkantoran sebagai lokasi paling ideal untuk dibangunnya sebuah bangunan hunian vertikal, kini mulai merambah kawasan industri. Seperti yang dilakukan oleh PT Cowell Development Tbk, misalnya Melalui anak usahanya yaitu PT Nusantara Prospekindo Sukses (NPS), mereka telah sukses membangun Mahogany, sebuah apartemen prestisius yang terletak di kawasan hijau nan asri, The Oasis Cikarang, Bekasi.The Oasis Cikarang merupakan green mixed use development project yang dibangun dengan kekuatan kawasan hijau lingkungannya menyatukan kawasan terpadu dalam green area tersebut. The Oasis Cikarang dapat menjadi solusi pilihan untuk gaya hidup kaum urban masa kini karena konsep hunian vertikalnya telah menjawab kebutuhan gaya hidup kaum urban masa kini.Dilengkapi dengan fasilitas premium seperti green living & environment yakni taman di atas atap, central park seluas 1,3  Ha, mall dan shopping center, private club house, dekat dengan rumah sakit berstandar internasional yaitu Omni Hospital Cikarang, danau yang teduh dan sejuk, kolam renang, hingga sarana bermain anak.Selain Mahogany, saat ini The Oasis Cikarang juga tengah menyiapkan pembangunan tower Acacia dan beberapa tower apartemen lainnya yang diperkirakan akan selesai dalam lima tahun ke depan. 



Sumber: Ist




Comments

Popular posts from this blog

The Oasis Cikarang Bangun Lobby Mahogany Tower, Luas dan Berkelas.

Apartemen Diminati, Rumah Tapak masih jadi Primadona

Ragam Keistimewaan Persembahan The Oasis Member Club