HUNIAN VERTIKAL SEMAKIN MAHAL DAN JENUH

TIMAH PROPERTI BANGUN HUNIAN YANG MENYATU DENGAN ALAM 

Jakarta, 24 Februari 2017

Salah Satu Karyawan PT Timah Properti sedang menemani anak-anak bermain di Stand Pameran
Dalam beberapa dekade terakhir, Kota Bekasi mengalami perkembangan tumbuhan yang sangat berarti. Berkembangnya kawasan Industri disekitar Bekasi, sampai dengan Cikarang dan sekitarnya, menjadikan Bekasi sebagai kawasan yang tidak hanya menjadi penopang Jakarta, namun juga tumbuh menjadi kota yang padat dengan penduduk. Sebagai dampak atas peningkatan jumlah penduduk, maka kebutuhan akan tempat tinggal pun akan turut meningkat.  Selain dipengaruhi jumlah penduduk, pergerakan harga properti, turut mempengaruhi perkembangan sektor properti di Bekasi. Pekerja golongan menengah di Jakarta, akan sangat sulit memiliki rumah di Jakarta, karena harga yang terus melambung, dan pada akhirnya mereka akan menjadi kaum urban, dimana mereka bekerja di Jakarta dan tinggal di Bekasi.
M. Arief Asj’ari, Direktur Utama PT Timah Karya Persada Properti (Timah Properti) mengatakan, “Kebutuhan rumah di daerah Bekasi, semakin hari semakin meningkat. Dan kami melihat situasi ini sebagai peluang bisnis yang prospektif. Dengan menghadirkan konsep perumahan tapak ideal, kami yakin hunian ini akan dapat diserap pasar, ditengah serbuan hunian vertikal  (Apartemen) yang semakin jenuh dan mahal.”
PT Timah Karya Persada Properti (Timah Properti), merupakan anak perusahaan PT Timah Tbk yang bergerak di bidang pengembangan properti. Perusahaan yang sahamnya 98,45% dimiliki oleh PT Timah Tbk ini tengah mengembangkan sebuah kawasan hunian Familia Urban, yang berlokasi di Bekasi Timur.
Eko Budisantoso, Direktur PT Timah Karya Persada Properti (timah Properti) mengatakan, “Familia Urban, dikembangkan dengan sebuah konsep, bahwa manusia pada hakikinya adalah menyatu dengan alam. Dengan konsep ini, hunian di kawasan Famila Urban akan memiliki halaman yang menjadi bagian utuh dari tempat tinggal yang sesungguhnya, yaitu sebuah tempat tinggal untuk keluarga Indonesia yang masih membutuhkan halaman sebagai pelengkap rumah tinggal.
Sales Familia Urban Sedang menjelaskan produk kepada calon Pembeli
Dengan luas lahan -/+ 176 Ha di lokasi yang cukup strategis (dekat exit tol Bekasi Timur), dan sesuai dengan hasil dari feasibility study, yang paling dimungkinkan adalah pengembangan landed house, dengan segmen pasar menengah – menengah dan menengah atas, dimana hunian yang dibutuhkan berkisar antara Type 36 sampai dengan Type 90.

Timah Properti melihat bahwa untuk sebuah hunian yang ideal dibutuhkan ruang dan sarana untuk bisa berinteraksi, bersosialisasi dan berkembang, baik dengan sesama penghuni maupun dengan alam sekitar, dimana hal tersebut tidak bisa didapatkan dari hunian modern vertikal seperti apartemen. Itulah sebabnya Timah Properti mengembangkan Familia Urban dengan konsep kembali ke rumah dan halaman, dimana rumah dan halaman merupakan satu paket kebutuhan sebagai tempat tinggal, tumbuh dan berkembang untuk sebuah keluarga

Project Manager Familia Urban Sedang Meninjau Stand Pameran .
Untuk Tahap I dengan luas lahan -/+ 15 Ha (Zona Ayodhya) di Familia Urban, nilai investasi yang disiapkan oleh Timah Properti adalah sebesar -/+ Rp. 126,7 M. Dalam zona ini, Timah Properti memberikan nuansa yang berbeda baik dari desain rumah, desain gerbang cluster dan juga desain gerbang kawasan, dimana desain rumah, gerbang cluster dan gerbang kawasan dikembangkan dengan konsep modern tropical, yang diyakini akan menjadi icon baru di wilayah Bekasi.  Pembangunan kawasan akan dimulai pada bulan Maret 2017, dimana pada saat ini kegiatan pematangan lahan sudah mulai dilakukan dan rencananya akan dikembangkan dalam waktu selama -/+ 5 tahun.

Sesuai konsepnya, Kawasan Familia Urban akan menjadi kawasan hunian terpadu yang bernuasa alam, yang dikembangkan tahap I seluas 15 Ha terdiri dari Cluster Gayatri, Cluster Ganesha, Cluster Dharmawangsa, mulai type 36 sampai dengan type 90.

Dikembangkan dengan konsep dekat dengan alam, kawasan ini akan dikembangkan dengan perbandingan antara bangunan dan ruang terbuka hijau, sebesar 60 : 40. Sebagai kawasan tempat untuk keluarga ideal, Familia Urban sangat sesuai dengan konsep hunian sebuah keluarga, terutama yang memiliki anak kecil, dimana membutuhkan tempat untuk bermain, berkembang, dan bersosialisasi. Secara psikologis, perkembangan dan pertumbuhan anak sangat dipengaruhi oleh situasi dan kondisi tempat tinggalnya.
“Kawasan Familia Urban ini, akan dikembangkan secara bertahap. Sesuai dengan perencanaan teknis pembangunan dimulai pada awal 2017, serah terima tahap pertama kepada konsumen direncanakan dilakukan akhir tahun 2017, dan akan terus berlanjut. Diperkirakan, pada tahun 2021 Familia Urban menjadi kawasan lengkap dan terpadu di kawasan Bekasi Timur. Dengan harga jual kisaran 400 jutaan per unit, kami yakin hunian ini akan bisa diserap pasar.”
Dalam kawasan Familia Urban ini, Timah Properti akan membangun beberapa type, antara lain Type Kalyana (40/72) dengan harga +/- Rp. 450 jutaan, Type Ararya (45/90) -/+ Rp. 540 jutaan, Type Aruna (60/90) 2 lantai -/+ Rp. 670 jutaan, Type Niscala (60/120) 1 lantai -/+ Rp. 760 jutaan, Type Kayana (69/120) 2 lantai -/+ Rp. 840 jutaan
 “Target market yang kami bidik  adalah segmen menengah - menengah, dan menengah atas, lebih spesifiknya adalah karyawan yang tinggal/bekerja di area Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Bekasi, Cibitung dan sekitarnya.
Selain di Bekasi, Timah Properti juga tengah mengembangkan kawasan hunian lain, seperti di Kelapa Dua Depok, serta di Pondok Cabe, proyek Timah Properti   menggunakan tanah yang merupakan cadangan lahan (land bank) milik PT Timah Persero Tbk.
“Inilah salah satu adventage project, yaitu status tanah yang 100% clear karena milik PT Timah (Persero) Tbk, sehingga aman bagi konsumen. Dan konsumen  yakin membeli produk Tmah Properti."

Comments

Popular posts from this blog

The Oasis Cikarang Bangun Lobby Mahogany Tower, Luas dan Berkelas.

Apartemen Diminati, Rumah Tapak masih jadi Primadona

Ragam Keistimewaan Persembahan The Oasis Member Club